Punya Facebook ? Dapatkan Uang Dengan Memasang Link !
Cewek Ditelanjangi, lalu Diikat
PEKANBARU — Tega memang dua perampok pasangan yang sedang berhenti di Jalan Siak II ini. Sudahlah harta diambil, korbannya Adi Saputra dipukul hingga terluka. Parahnya lagi, pelaku juga menelanjangi pacar korban Ermawati. Tak puas juga pasangan kekasih itu lalu diikat.
Setahun lebih peristiwa itu terjadi. Tapi bukan berati pelakunya Rozi bisa lepas dari jeratan hukum. Polisi yang terus menyelidiki kasus itu, berhasil menangkap pria yang kos di Jalan Pemudi, Payung Sekaki ini.
Kapoltabes Pekanbaru AKBP Drs Mujiono SH MHum didampingi Kasat Reskrim AKP Jon Wesly A SIK kepada Pekanbaru MX, Selasa (8/12) mengatakan, pengungkapan kasus yang sempat mengendap lama ini merupakan hasil kerja keras anggotanya.
Sejak kasus itu bergulir, petugas kepolisian tak henti-hentinya melakukan penyelidikan. Setiap informasi yang didapat, dijadikan petunjuk buat mengejar tersangka yang diketahui merupakan pemain lama. Hasilnya, Senin (30/11) sekitar pukul 04.00 WIB, pelakupun diringkus saat berada di kosnya.
‘’Tersangka beserta barang bukti (BB) telah berhasil diamankan. Proses penyidikan tengah berlangsung. Kasus ini akan terus dikembangkan. Sebab, masih ada satu lagi tersangka yang terlibat dalam kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) ini,’’ ujar Mujiono.
Dijelaskan, peristiwa perampokan itu terjadi setahun silam, yakni pada 29 Novmeber 2008 lalu. Malam saat kejadian sekitar pukul 22.00 WIB, korban yang baru pulang dari arah Rumbai, berhenti di pinggir Jalan Siak II, Palas, Rumbai. Tujuannya ingin buang air kecil.
Entah darimana asalnya, tiba-tiba datang dua pria, satu diantaranya adalah Rozi. Tanpa banyak bicara, mereka lalu memukul Adi hingga tak berkutik. Sadisnya lagi, pacar korban yang saat itu tak bisa berbuat apa-apa, malah ditelanjangi. Setelah kedua korban tak berdaya, pelaku mengikat keduanya dan ditinggalkan di pinggir jalan yang sepi .
Usai melumpuhkan kedua korban, pelaku kemudian menggasak sepeda motor RX King dengan nomor polisi BM 3931 TP. Selanjutnya, berlalu pergi meninggalkan korban yang masih dalam posisi terikat.
Tak lama berselang mereka berhasil melepaskan ikatan berkat bantuan warga dan melaporkan kejadian itu ke kantor polisi terdekat. Mendapat laporan itu, petugas kemudian melakukan penyelidikan. Namun sayang, saat itu pelaku tak teridentifikasi.
Penyelidikan yang terus dilakukan pelaku berhasil ditangkap. Saat ini satu lagi pelaku masih diburu. Namun hingga kini, keberadaannya belum juga terendus dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
sumber : http://pekanbarumx.ne
Video Cewek Disiksa & Ditelanjangi di Jalan
INILAH.COM, Kepri – Sebuah video rekaman berisi adegan penyiksaan dan penelanjangan seorang wanita muda, beredar di masyarakat Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau. Video itu membuat heboh karena disebarkan dari handphone ke handphone.
Di dalam video itu, berisi adegan penyiksaan terhadap seorang perempuan muda. Setelah itu, si cewek juga ditelanjangi beramai-ramai dan diarak di jalanan.
Sepertinya penganiayaan dan penelanjangan terhadap cewek itu dilakukan secara berencana. Korban dianiaya oleh beberapa orang.
Oleh para pelaku, korban dibawa ke sebuah jalanan yang sepi. Di situ, korban wanita itu dianiaya dan dipaksa telanjang. Aksi bejat ini sengaja direkam dengan menggunakan kamera hand phone.
Dalam rekaman video itu nampak korban, seorang perempuan Tionghoa. Korban dijambak, ditampar, lalu tangan dan kakinya dipegangi beramai-ramai. Setelah itu, satu persatu pakaian korban dirobek paksa sehingga korban telanjang.
Korban terlihat tak berdaya. Dia tak kuasa melawan para pelaku, yang semuanya diduga wanita dan jumlahnya lebih dari dua orang.
Para pelaku semakin beringas saat korban berusaha lari. Para pelaku mengancam akan membunuh korban.
Rekaman video itu berdurasi 10 menit dan berakhir ketika semua pakaian korban sudah terlucuti. Korban terlihat hanya memakai celana dalam dengan tubuh memar-memar dan berdarah.[ims]
sumber : http://www.inilah.com
Girl Stripped and Molested in Public in the New Year Party at Gateway of India
Posted on Agustus 4, 2010 by triblox
India :

Where is the safe place for women? Women are not safe even in the presence of more than 1000 people. The people at the Gateway of India were celebrating the knocks of New Year. At that time, in the presence of more than 1000 people, some pervert-minded and Drunken revellers people stripped and molested a girl and even tore her cloths in public view, as her friend watched helplessly.
A tabloid photographer, Shadab Khan, claimed that he took the photo of that incident a temporary watchtower erected by the police. In addition, the next morning these photographs rocked Mumbai as well as nation too.

Now, the Colaba police have made an appeal to the victim, young lady, to come forward and lodge a complaint to help them nab the culprits. News channels are continuously showing the picture of the accused people and making an appeal from people to respond if they know the accused persons.
The mob had even torn off her skirt despite the presence of her male companion. It shows the real mind of people living the society.

Shadab said after showing the photographs that
the incident has shaken his faith in the city he has lived in all his life. The couple was there to enjoy people were trying to misbehave with them. I shot that picture.He recalled that around 70 men who tore apart the woman’s clothes surrounded the couple and her friend tried to protect her but went in vain. The horror was continued for 10 minutes and the woman was screaming for the whole time.

Is this the society and nation we are proud for. This is a big question in the face of the so-called intellectual society that women are not safe even in the presence of more than 1000 people. Mumbai shame on you…
source : http://pratyush.instablogs.com
The marchers want to call attention to the double standard in society’s attitudes toward male and female nudity.
By Edward D. Murphy emurphy@mainetoday.com
Staff Writer
Staff Writer
PORTLAND – About two dozen women marched topless from Longfellow Square to Tommy’s Park this afternoon in an effort to erase what they see as a double standard on male and female nudity.
A group of women and men who had shed their tops march down a Congress Street sidewalk from Longfellow Square to Tommy’s Park. They were promoting the freedom of women to be topless in public. The group attracted many amateur and professional photographers.
Gordon Chibroski/Staff Photographer
Gordon Chibroski/Staff Photographer
The women, preceded and followed by several hundred boisterous and mostly male onlookers, many of them carrying cameras, stayed on the sidewalk because they hadn’t obtained a demonstration permit to walk in the street. About a thousand people gathered as the march passed through Monument Square, a mix of demonstrators, supporters, onlookers and those just out enjoying a warm and sunny early-spring day.
After the marchers reached Tommy’s Park in the Old Port, some turned around and walked back to Longfellow Square, but most stayed and mingled in the park. Some happily posed for pictures.
Police said there were no incidents and no arrests – nudity is illegal in Maine only if genitals are displayed.
Ty McDowell, who organized the march, said she was “enraged” by the turnout of men attracted to the demonstration. The purpose, she said, was for society to have the same reaction to a woman walking around topless as it does to men without shirts on.
However, McDowell said she plans to organize similar demonstrations in the future and said she would be more “aggressive” in discouraging oglers.
source : http://www.pressherald.comGretchen’s freak accident left her nearly naked
Gretchen’s freak accident left her nearly naked
By ALEX VALENTIN BROSAS
Controversial star Gretchen Barretto found herself nearly naked when a freak accident involving her gown occurred during her recent taping with her leading man Derek Ramsay for “Magkaribal.”
“We were on a motorbike, a big bike. And she was looking beautiful at that time. Nagba-bike with her long gown. We’re just trying this effect na we’re gonna fly by the camera with her dress,” Derek narrated on “Showbiz News Ngayon,” June 2.
“Akala ko may humila. Yun pala, ‘yung tire inipit ‘yung gown. Tapos sumigaw ako. Afterwards, nahubaran ako,” the actress said.
Derek shared, “And then it held her back, it folded her dress down.”
Derek did the right decision to hit the break. And he was chivalrous enough to cover the nearly naked Gretchen.
“Ako naman, I felt to let go. I hit the breaks and she felt forward. And she just said, ‘Don’t move.’ Alam ko na. When I hit the breaks naman, she fell forward so I was able to cover her.”
How bare was Gretchen then?
“Talagang down, wala akong sticker bra, wala akong niplets. Buti na lang nakatalikod itong si Derek. Pero sabi niya, may mirror daw siya sa harap. Pero hindi siya tumingin.”
With Derek’s life-saving action, Gretchen considers Angelica Panganiban’s boyfriend, “My hero!”
“Oo naman, kung hindi dahil kay Derek, wala na ako ngayon.”
But more than the accident, Gretchen was reportedly worried about her gown, which reportedly costs around P80,000.
“Hindi ko sasabihin kung magkano. Actually, hindi ko pa nababayaran. Siyempre, sad ako na nasira ‘yung gown ko.”
But Derek countered it was still okay for the actress.
“She was smiling. Even before that kasi parang nalalaspag na ‘yung gown. Sinabi ko sa kanya, ‘Kawawa naman ‘yung gown mo.’ She’s like, ‘Okay lang na may mangyari sa gown — ‘wag lang sa shoes!’”
“Siyempre, nagbibiro ako no’n,” Gretchen said.
This Saturday, Derek and Angelica plus some friends will leave for South Africa for a month’s vacation.
Feigning hurt, Gretchen exclaimed, “Ouch!”
“Masa-sad ako. Wala nang kuwento. Hinintayin ko ‘yung mga kuwento niya. Pictures na lang. Hihintayin ko mga pictures niya. Pictures, ha, solo, walang iba.”
source : http://www.mb.com.ph/
Foto Telanjang Clara Adelin Supit Beredar Di Facebook
Keluarga korban penyebaran foto bugil melalui jejaring pertemanan Facebook meminta, agar pelakunya segera ditangkap. Penyebaran foto tanpa busana Clara Adelin Supit alias Devi Sartika 23, mahasiswi, menurut polisi, diduga dilakukan oleh Jos, mantan pacar Mis, yang tidak lain teman korban sendiri.
Di temui di rumahnya di kawasan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor, ibu korban yang enggan di sebut namanya ini menuturkan, siap berdamai jika pelaku mengaku perbuatannya. Mengenai dugaan penyebar yang dilakukan teman dekatnya sejak kecil Jos, pihak keluarga tidak mau menuduhnya,
“Dugaan sementara ya dia, tapi kalau hukum itu perlu bukti dan keterangan diatas BAP,” katan ibu Devi Senin (13/4) pagi.
Ibu korban menambahkan, selain berteman sejak kecil, Jos kuliah di satu perguruan tinggi swasta jurusan parawisata. “Saat ini belum ada pengakuan dari dia namun kami siap memaafkannya,” katanya.
Kasat Reskrim Polresta Bogor, AKP Irwansyah saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya pada Selasa (14/4) besok akan melakukan pemeriksaan atas korban sendiri, Mis dan Jos. Pihaknya menurut Irwansyah, belum pada tahap penetapan tersangka, mengingat proses pemeriksaan atas Jos, baru dilakukan besok.
Dalam gambar FC, nampak korban yang juga memiliki pekerjaan lain sebagai chear leader ini, terlihat tanpa busana. Sedikitnya ada empat foto korban yang menghadap kedepan dan sisanya diambil dari samping.
Seperti diberitakan harian ini sebelumnya, akibat perbuatan rekannya, korban merasa diri dan keluarganya sangat terhina. Untuk itu, ia meminta pihak kepolisian untuk menangkap pelaku dan memberinya hukuman.
Pengambilan gambar Devi tanpa busana dengan memakai HP ini dilakukan disebuah kamar kost di Kebon Jeruk Jakarta . Devi mau di foto bugil atas rayuan temannya MS, 23, warga Citeureup Bogor.
Kepada korban, Mis mengatakan, mantan cowoknya Jos, 26, warga Tangerang mengidap penyakit guna-guna. Jos menurut Mis dapat sembuh jika melihat foto bugil cewek cantik.
Rayuan demi rayuan dengan nada belas kasihan, membuat korban yang juga seorang Cher Leader ini mau untuk di foto bugil. Kepada Mis, temannya, ia meminta, agar foto telanjang dirinya hanya diperlihatkan pada mantan kekasihnya dan bukan untuk di konsumsi publik.
Usai adegan foto syur, korban menerima sejumlah uang dari Mis rekannya.
“Saya melapor karena merasa dirugikan nama baik dan terhina martabat keluarga. Saya tahu pertama foto syur diri sendiri dari teman tanggal 6/4 lalu. Melihat jelas dan pasti, saya lalu lapor polisi,” kata Devi.
Mis, teman korban juga sudah dimintai keterangan oleh petugas di RS Azra Bogor saat usai melahirkan anaknya Sabtu (10/4). Mis mengakui semua gambar tersebut adalah gambar Devi yang di potret dirinya dengan HP di kamar kostnya di Kebon Jeruk.
“Usai saya foto Devi, semua gambarnya saya kasih ke mantan pacar saya Jos. Saya juga wanti-wanti agar tidak disebarkan ke jejaring social. Eh tahunya sekarang sudah menyebar,” kata seorang petugas mengutip pengakuan Mis saat dikonfirmasi wartawan Sabtu siang.
Kasat Reskrim Polresta Bogor, AKP Irwansyah mengungkapkan, pasca laporan korban, pihaknya sudah meminta keterangan tiga saksi. Hingga saat ini, petugas belum menetapkan tersangka atas kasus ini.
Joshua yang diduga sebagai pelaku penyebaran gambar tanpa busana ini baru akan dimintai keterangan Senin (12/4). Foto syur Devi, menurut Kasat Irwansyah, terakses di account FC.
“Banyak foto telanjang korban. Paling banyak itu menghadap kedepan. Makanya semua yang terlarang terlihat semua,” tandas Irwansyah sambil memperlihatkan gambar telanjang korban, ke wartawan, namun dilarang untuk diabadikan.
Menurut Irwansyah, pelaku penyebaran gambar telanjang, akan dikenakan pasal UU IT Nomor 11 tahun 2008 pasal 27 ayat 1 dan 3 tentang seseorang dengan sengaja menyebarkan asusila atau penghinaan, maka akan diancam penjara 6 tahun atau denda Rp 1 miliar.
Dewi Sartika, 23, mahasiswi Binus yang heboh foto bugilnya di pasang di jejaring sosial facebook mengaku pada polisi pernah di foto bugil di kamar kos2an.
“Tapi foto bugil itu sudah 2 tahun lalu dan itu di fotonya di kamar kos2an untuk album pribadi aja,” ujar Dewi ketika diperiksa polisi, Senin.
Dewi datang ke Polresta Bogor untuk untuk melaporkan kasus foto bugilnya yang di pasang di Facebook oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
Pemasangan foto bugil di Facebook, Dewi Sartika mahasiswi Bina Nusantara, Jakarta merupakan kapten cheer leader.
Dalam Facebook-nya, warga Ciparigi, Kota Bogor ini menggunakan nama Clara Adheline Supit.
Menurut Kasat Reskrim Polresta Bogor AKP Irwansyah, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus pencemaran nama baik via Facebook ini.
“Kita masih melakukan penyelidikan dan mudah2an dalam waktu dekat pelakunya sudah bisa ditangkap,” ujar Irwansyah.
Beredarnya foto bugil mahasiswi Binus Dewi Sartika di facebook membuat geger masyarakat, tak kurang pihak keluarganya.
Keluarga Dewi meminta meminta agar pelaku penyebar foto bugil itu segera ditangkap. Ibu Dewi yang ditemui di rumahnya di kawasan Ciparigi, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin, menduga penyebar foto anaknya dilakukan oleh teman dekatnya sejak kecil Joshua.
Dijelaskan, selain berteman sejak kecil, Joshua kuliah di Trisaksi jurusan parawisata. “Saat ini belum ada pengakuan dari dia, namun kami siap memaafkannya,” katanya
Pemasangan foto bugil di Facebook, Dewi Sartika (23),mahasiswi Bina Nusantara, Jakarta merupakan kapten cheer leader. Dalam Facebook-nya, warga Ciparigi, Kota Bogor ini menggunakan nama Clara Adheline Supit.
Menurut Kasat Reskrim Polresta Bogor AKP Irwansyah, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus pencemaran nama baik via Facebook ini. “Hari Senin mendatang kita akan kembali panggil korban,” ujarnya.
Di Mapolresta Bogor untuk melaporkan kasus foto bugilnya yang di pasang di Facebook oleh orang yang tidak bertanggung jawab, Dewi mengaku pernah di foto bugil dua tahun lalu saat masih kuliah di Binus di kamar kos-an.
source : detektifromantika.wordpress.com
Di temui di rumahnya di kawasan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor, ibu korban yang enggan di sebut namanya ini menuturkan, siap berdamai jika pelaku mengaku perbuatannya. Mengenai dugaan penyebar yang dilakukan teman dekatnya sejak kecil Jos, pihak keluarga tidak mau menuduhnya,
“Dugaan sementara ya dia, tapi kalau hukum itu perlu bukti dan keterangan diatas BAP,” katan ibu Devi Senin (13/4) pagi.
Ibu korban menambahkan, selain berteman sejak kecil, Jos kuliah di satu perguruan tinggi swasta jurusan parawisata. “Saat ini belum ada pengakuan dari dia namun kami siap memaafkannya,” katanya.
Kasat Reskrim Polresta Bogor, AKP Irwansyah saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya pada Selasa (14/4) besok akan melakukan pemeriksaan atas korban sendiri, Mis dan Jos. Pihaknya menurut Irwansyah, belum pada tahap penetapan tersangka, mengingat proses pemeriksaan atas Jos, baru dilakukan besok.
Dalam gambar FC, nampak korban yang juga memiliki pekerjaan lain sebagai chear leader ini, terlihat tanpa busana. Sedikitnya ada empat foto korban yang menghadap kedepan dan sisanya diambil dari samping.
Seperti diberitakan harian ini sebelumnya, akibat perbuatan rekannya, korban merasa diri dan keluarganya sangat terhina. Untuk itu, ia meminta pihak kepolisian untuk menangkap pelaku dan memberinya hukuman.
Pengambilan gambar Devi tanpa busana dengan memakai HP ini dilakukan disebuah kamar kost di Kebon Jeruk Jakarta . Devi mau di foto bugil atas rayuan temannya MS, 23, warga Citeureup Bogor.
Kepada korban, Mis mengatakan, mantan cowoknya Jos, 26, warga Tangerang mengidap penyakit guna-guna. Jos menurut Mis dapat sembuh jika melihat foto bugil cewek cantik.
Rayuan demi rayuan dengan nada belas kasihan, membuat korban yang juga seorang Cher Leader ini mau untuk di foto bugil. Kepada Mis, temannya, ia meminta, agar foto telanjang dirinya hanya diperlihatkan pada mantan kekasihnya dan bukan untuk di konsumsi publik.
Usai adegan foto syur, korban menerima sejumlah uang dari Mis rekannya.
“Saya melapor karena merasa dirugikan nama baik dan terhina martabat keluarga. Saya tahu pertama foto syur diri sendiri dari teman tanggal 6/4 lalu. Melihat jelas dan pasti, saya lalu lapor polisi,” kata Devi.
Mis, teman korban juga sudah dimintai keterangan oleh petugas di RS Azra Bogor saat usai melahirkan anaknya Sabtu (10/4). Mis mengakui semua gambar tersebut adalah gambar Devi yang di potret dirinya dengan HP di kamar kostnya di Kebon Jeruk.
“Usai saya foto Devi, semua gambarnya saya kasih ke mantan pacar saya Jos. Saya juga wanti-wanti agar tidak disebarkan ke jejaring social. Eh tahunya sekarang sudah menyebar,” kata seorang petugas mengutip pengakuan Mis saat dikonfirmasi wartawan Sabtu siang.
Kasat Reskrim Polresta Bogor, AKP Irwansyah mengungkapkan, pasca laporan korban, pihaknya sudah meminta keterangan tiga saksi. Hingga saat ini, petugas belum menetapkan tersangka atas kasus ini.
Joshua yang diduga sebagai pelaku penyebaran gambar tanpa busana ini baru akan dimintai keterangan Senin (12/4). Foto syur Devi, menurut Kasat Irwansyah, terakses di account FC.
“Banyak foto telanjang korban. Paling banyak itu menghadap kedepan. Makanya semua yang terlarang terlihat semua,” tandas Irwansyah sambil memperlihatkan gambar telanjang korban, ke wartawan, namun dilarang untuk diabadikan.
Menurut Irwansyah, pelaku penyebaran gambar telanjang, akan dikenakan pasal UU IT Nomor 11 tahun 2008 pasal 27 ayat 1 dan 3 tentang seseorang dengan sengaja menyebarkan asusila atau penghinaan, maka akan diancam penjara 6 tahun atau denda Rp 1 miliar.
Dewi Sartika, 23, mahasiswi Binus yang heboh foto bugilnya di pasang di jejaring sosial facebook mengaku pada polisi pernah di foto bugil di kamar kos2an.
“Tapi foto bugil itu sudah 2 tahun lalu dan itu di fotonya di kamar kos2an untuk album pribadi aja,” ujar Dewi ketika diperiksa polisi, Senin.
Dewi datang ke Polresta Bogor untuk untuk melaporkan kasus foto bugilnya yang di pasang di Facebook oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
Pemasangan foto bugil di Facebook, Dewi Sartika mahasiswi Bina Nusantara, Jakarta merupakan kapten cheer leader.
Dalam Facebook-nya, warga Ciparigi, Kota Bogor ini menggunakan nama Clara Adheline Supit.
Menurut Kasat Reskrim Polresta Bogor AKP Irwansyah, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus pencemaran nama baik via Facebook ini.
“Kita masih melakukan penyelidikan dan mudah2an dalam waktu dekat pelakunya sudah bisa ditangkap,” ujar Irwansyah.
Beredarnya foto bugil mahasiswi Binus Dewi Sartika di facebook membuat geger masyarakat, tak kurang pihak keluarganya.
Keluarga Dewi meminta meminta agar pelaku penyebar foto bugil itu segera ditangkap. Ibu Dewi yang ditemui di rumahnya di kawasan Ciparigi, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin, menduga penyebar foto anaknya dilakukan oleh teman dekatnya sejak kecil Joshua.
Dijelaskan, selain berteman sejak kecil, Joshua kuliah di Trisaksi jurusan parawisata. “Saat ini belum ada pengakuan dari dia, namun kami siap memaafkannya,” katanya
Pemasangan foto bugil di Facebook, Dewi Sartika (23),mahasiswi Bina Nusantara, Jakarta merupakan kapten cheer leader. Dalam Facebook-nya, warga Ciparigi, Kota Bogor ini menggunakan nama Clara Adheline Supit.
Menurut Kasat Reskrim Polresta Bogor AKP Irwansyah, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus pencemaran nama baik via Facebook ini. “Hari Senin mendatang kita akan kembali panggil korban,” ujarnya.
Di Mapolresta Bogor untuk melaporkan kasus foto bugilnya yang di pasang di Facebook oleh orang yang tidak bertanggung jawab, Dewi mengaku pernah di foto bugil dua tahun lalu saat masih kuliah di Binus di kamar kos-an.
source : detektifromantika.wordpress.com
PSK Kelas Pasar Ditemukan Mati Telanjang Di Sawah
MALANG – Ketenangan warga Kelurahan Cempokomulyo, Kecamatan Kepanjen, Malang, Senin (17/3) terusik. Pasalnya, Matiadi, seorang petani setempat menemukan Gini (48) tewas di sawah.Matiadi yang melihat mayat wanita setengah telanjang itu, memberitahu warga lainnya yang selanjutnya melapor ke polisi.
Menurut keterangan warga setempat, mayat yang ditemukan Matia di tersebut adalah seorang PSK yang biasanya mangkal di kawasan pasar setempat.
Saat diperiksa, kondisi korban terdapat luka memar di badan serta luka sobek di bagian dahi. Kemungkinan mayat tersebut adalah korban pembunuhan. Korban dibawa ke RSSA Malang untuk diotopsi.
Kapolsek Kepanjen, AKP Mujianto, mengatakan pihaknya masih belum berani memastikan apakah mayat tersebut merupakan korban pembunuhan atau tidak. “kita masih menunggu hasil olah TKP dan otopsi,” katanya.
source : detektifromantika.wordpress.com
Foto Bugil Guru Wanita SMP Pamekasan Banyak Diminati Murid Muridnya
PAMEKASAN – Dinas P dan K Pamekasan, Madura, akhirnya memecat guru SMP Negeri 2 Pamekasan yang ketahuan berfoto bugil dengan pria selingkuhannya, seorang PNS di lingkungan Dinas Perhubungan Pamekasan.Kepala Dinas P dan K Pamekasan, Yusuf Suhartono, Senin (2/6), menyatakan pemecatan Ri dilakukan setelah pihaknya menerima laporan tertulis dari istri selingkuhan Ri.
Menurut dia, dalam surat laporan yang disampaikan ke Dinas P dan K Pamekasan, istri Ri juga menyertakan foto bugil keduanya yang kini sudah beredar luas di kalangan masyarakat Pamekasan.
“Tapi waktu itu saya tidak langsung percaya begitu saja tentang laporan yang saya terima. Tapi setelah saya cek dan minta keterangan ke pihak-pihak yang diduga terlibat, termasuk hasil penelitian Bawasda Pamekasan, yang bersangkutan memang benar melakukan perbuatan seperti itu,” kata Yusuf Suhartono.
Menurut Yusuf, hingga ada keputusan lebih lanjut, maka Ri tidak diperkenankan lagi mengajar.
“Kalau dia mengajar lagi bagaimana citra pendidikan di Pamekasan ini, setiap kali melihat dia kita bisa berpikiran macam-macam belum lagi siswa siswa pira selalu bersiul nakal setiap kali Ri melintas” kata Yusuf yang mantan kepala SMA Negeri Pamekasan.
Sementara selingkuhan Ri kini juga mulai diproses di internal Dishub dan Bawasda (Badan Pengawas Daerah) Pamekasan.
“Saya sudah memerintahkan Bawas untuk mengusut tuntas hal itu, karena terus terang ini sangat mencemarkan citra PNS di Pamekasan,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Pamekasan, Djamaludin Karim.
Foto bugil Ri dan selingkuhannya yang merupakan PNS Dishub golongan II/C kini marak beredar di pemilik HP di Pamekasan. Foto mereka diambil di sebuah penginapan di Pamekasan.
Akibat perbuatan suaminya, maka Wa yang kini hamil tua memilih pisah ranjang. Demikian juga dengan suami Ri.
Kepala Dinas P dan K Pamekasan Yusuf Suhartono menjelaskan, kasus perselingkuhan yang dilakukan oknum guru di Pamekasan sudah berulang kali. Tapi yang berfoto bugil hingga tersebar luar ke masyarakat baru kali ini.
“Ini berarti yang terparah. Apalagi Pemkab Pamekasan telah bersepakat dari dulu menerapkan syariat Islam,” ujar Yusuf Suhartono.
source : detektifromantika.wordpress.com
Pelecehan Seksual Sering Terjadi Di Busway Transjakarta
JAKARTA – Pelecehan seksual yang biasa dialami wanita terjadi di mana dan kapan saja. Umumnya pelanggaran kesusilaan ini sering dilakukan di tempat umum termasuk Bus Transjakarta yang kebanyakan penumpangnya adalah karyawan dan kaum terpelajar. Namun hawa nafsu ternyata tidak mengenal pendidikan bahkan dengan kedok terpelajar pelecehan di Bus Transjakarta lebih banyak daripada kereta api ekonomi di Senen.Hal ini pernah dialami Devi ketika berada di kendaraan umum. “Saat naik busway, pantat saya yang paling sering jadi korban diraba-raba dan dielus-elus. Pundak saya juga dicolek lelaki sesama penumpang. Orang itu sengaja iseng memanfaatkan suasana, ”ujar wanita beruasia 34 tahun ini, Selasa (1/4).
Ketika ditemui di halte Transjakarta Harmoni, wanita seksi, aduhai dan sintal berkulit putih ini, menuturkan tak bisa berbuat apa-apa. “Kalau saya teriak, justru lelaki itu akan berkelit dan mengatakan penumpang yang tidak mau mengerti dengan keadaan. Dan ini bisa membuat saya malu, lebih baik pasrah saja asal jangan sampai kebagian sensitif saja, ” tambahnya.
Bukan saja Devi, penumpang Transjakarta lainnya juga mengatakan hal yang sama. “Pantat saya juga sering dicolek-colek bahkan pernah ada yang menaruh tangan dipinggul saya, “ ucap Ririn, satu karyawati. Untuk itu baik Devi maupun Ririn mendesak Pemda DKI Jakarta menyediakan bus khusus perempuan.
Hal ini, tambahnya, sangat penting mengingat sudah banyak korban pelecehan seksual terhadap wanita oleh pria sehingga dapat diminimalisir. Namun pengadaan bus khusus wanita ini juga tidak dapat mencegah pelecehan seksual oleh sesama wanita yang mengalami kelainan seksual. Susan, karyawan bank asing mengaku pantatnya juga sering menjadi sasaran tangan wanita pecinta sesama jenis ini, ucap Susan dengan nada jijik.
BERANI BERTERIAK
Pelecehan ini sangat disayangkan pemerhati hukum Hj. Yanti Nurdin, SH, MH. Advokat ibukota ini menyebutkan bentuk apapun yang mengarah pada harga diri seseorang harus ditindak. Pasal yang dapat menjerat pelaku mengacu pada pasal 281 dan 282 KUHP yang ancaman hukumannya tiga tahun penjara. Atau perbuatan tidak menyenangkan pasal 335 KUHP.
Pelecehan ini sangat disayangkan pemerhati hukum Hj. Yanti Nurdin, SH, MH. Advokat ibukota ini menyebutkan bentuk apapun yang mengarah pada harga diri seseorang harus ditindak. Pasal yang dapat menjerat pelaku mengacu pada pasal 281 dan 282 KUHP yang ancaman hukumannya tiga tahun penjara. Atau perbuatan tidak menyenangkan pasal 335 KUHP.
“Saya sarankan wanita harus berani berteriak bila digerayangi seperti itu. Beranilah mengungkap masalah yang dilaminya, jangan malah ikut menikmati,“ tegasnya.
TUNTUTAN PEKERJA
Menyangkut tuntutan karyawan Transjakarta yang meminta diangkat jadi pegawai tetap, Sekda DKI H. Muhayat menegaskan masalah itu kewenangan pihak operator bukan Badan Layanan Umum (BLU) Transjakarta. “Pemda tidak terkait langsung, karena mereka dipekerjakan pihak operator. Kami hanya bisa mengimbau agar pihak operator memperhatikan nasib mereka,” katanya.
Menyangkut tuntutan karyawan Transjakarta yang meminta diangkat jadi pegawai tetap, Sekda DKI H. Muhayat menegaskan masalah itu kewenangan pihak operator bukan Badan Layanan Umum (BLU) Transjakarta. “Pemda tidak terkait langsung, karena mereka dipekerjakan pihak operator. Kami hanya bisa mengimbau agar pihak operator memperhatikan nasib mereka,” katanya.
source : detektifromantika.wordpress.com
Cewek Mandi Telanjang, Sang Biksu Dipenjara
Seorang biksu di Kamboja rajin mengintip cewek mandi telanjang di tempat pemandian suci di sebuah tempat keagamaan.
Kegiatan itu divideokan kemudian disebarluaskan. “Biksu Net Khai juga, diam-diam, merekam melalui video perempuan telanjang yang diintipnya lalu menyebarluaskannya,” kata hakim pengadilan di Phnom Penh, Kamboja, seperti ditulis The Sun, Rabu (30/6/2010).
Polisi telah menangkap biksu (37) tersebut pada Sabtu (26/6/2010). “Net Khai dikenai tuduhan penyebaran gambar-gambar pornografi,” kata hakim sembari menambahkan hukuman bui setahun menanti Net Khai.
Tak cuma itu, Net Khai juga terancam dicopot status biksunya. Risikonya, dia bakal ditendang dari asrama biara tempat dirinya menggali keluhuran kehidupan agamanya selama ini.
Net Khai ketahuan belangnya justru dari tindakan korban yang melaporkan perbuatan tersebut ke polisi. Si korban, rupanya mengetahui gambar-gambarnya melalui telepon genggamnya.
source : www.dakdem.com
Naked Teacher – Melinda Dennehy’s Naked Pictures Popular with High School Students, Not With Police
by Edecio Martinez

Melinda Dennehy (Londonderry Police/WBZ)
LONDONDERRY, N.H. (CBS/WBZ) Perhaps New Hampshire high school teacher Melinda Dennehy missed the orientation session when they explained that sending your naked photos to a student is sort of a bad idea.
Police say the 41-year-old English teacher sent four sexy shots of herself to a 15-year-old male student at Londonderry High School. The student, it seems, thought that was pretty nifty. Police say he forwarded the images to his friends.
According to police documents, the pictures were sent two months ago. Investigators say they obtained a copy of one of the photos and co-workers identified Dennehy.
The teen told police that Dennehy had “continuously sent him text messages,” some of which were sexually explicit. He also claimed that she “kissed him twice on two separate occasions” in a classroom at school.
Dennehy, of Hampstead, turned herself in to Londonderry police Friday. She is charged with one felony count of indecent exposure. Hampstead is 30 miles northwest from Concord.
The mother of two has since been freed on bail, but was ordered to stay away from anyone under 16. Police do not know of any other victims.
Dennehy will be arraigned in Derry District Court April 30.
source : http://www.cbsnews.comTeacher Student Sex Scandals – Jennifer Gwynn Tarkenton

Jennifer Gwynn Tarkenton is a 34 year old Seminole County (Florida) special education middle school teacher. She is facing three charges of sexual molestation after police found her with a 14 year old boy in her car. Post sex apparently. No word on whether or not the boy was one of her students.
Police said the boy snuck out of his house to be with Tarkenton, who then went to a pharmacy, bought a box of condoms, and then … well ya know.
Tarkenton is out on $10,000 bail, and she is currently suspended without pay.
source : www.hottforteacher.com
Langganan:
Postingan (Atom)

















